Konsentrasi adalah Seni

Hiburan

Jumat, 04 April 2014

~ s4yrosuh4rdysynur4t@gmail.com ~ Lagu-Rohani-Ajarilah-Kami-Tuhan-Bahasa...

Salam Kasih Damai S'jahtrah!

Salam Sjahterah!!

Yohanes 16:12-15: Ya Roh Kudus, tuntunlah kami ke dalam kebenaran
Yesus berkata kepada para muridNya, "Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku (Yohanes 16:12-15)
Ketika Yesus mengabarkan kepada para murid perihal kepergiannya sebentar lagi, Dia meyakinkan mereka, “Aku tidak membebani kalian dengan beban yang berlebihan. Aku telah memberitahukanmu hal yang paling utama yang harus kalian kenal dengan baik (lihat Yoh. 15:15). Berjalanlah ke depan dengan penuh keyakinan. Dalam setiap situasi yang baru, Roh Kudus-lah yang akan menyingkapkan kepadamu apa yang harus kamu ketahui tentang Aku.”

Ketika seseorang meninggalkan dasar bangunan filosofis atau keagamaan tertentu, umumnya mereka berkeinginan untuk menuliskan segenap ajaran mereka secara seksama dalam bentuk tulisan. Yesus bertindak dengan cara yang berbeda. Dia tidak banyak meninggalkan tulisan-tulisan, walaupun apa yang Dia tinggalkan tidak tergantikan oleh apapun, Dia lebih banyak mengandalkan pribadi-pribadi yang menghayati Roh Kebenaran, Roh yang mengingatkan para murid akan keberadaan-Nya, membawanya dalam kehidupan dan mengendapkan-Nya. Roh inilah yang akan menerangi makna dari segenap Sabda-Nya melalui pancaran sinar kematian dan kebangkitan-Nya. Dengan cara ini, Roh akan "memuliakan" Yesus.

Selanjutnya Roh tidak akan memandu kita menuju kebenaran-kebenaran yang baru atau menuju pengetahuan-pengetahuan yang akan menambah pengetahuan yang Yesus telah wariskan kepada kita. Tidak, Roh akan memandu kita menuju kebenaran sepenuhnya dari dalam, Roh sendiri-lah yang akan memberi kita pemahaman yang benar akan kebenaran yang mewujud dalam Yesus, Roh juga yang akan membuat kita mawas diri akan segenap pengaruh yang diakibatkannya dalam keadaan-keadaan yang akan kita hadapi.

Tidak seorangpun atau kelompok tertentu yang dapat menggenggam kebenaran ini bagi diri mereka sendiri. Tidak ada tradisi umat manusia yang dapat menggalinya secara lebih dalam. Kita memerlukan umat Kristen yang berasal dari budaya, bangsa dan dari latar belakang sejarah yang lain agar kita dapat menemukan kebenaran yang tiada habisnya itu dan mengakarkan kehidupan kita dalam Kristus.

Apakah saya siap untuk menerima bahwa kebenaran yang sepenuhnya tentang Yesus berada jauh di depan saya dan saya masih harus membiarkan diri saya dituntun menuju kebenaran tersebut? Bagaimana hal ini merubah cara saya bersaksi tentang iman? Bagaimana hal ini merubah hubungan saya dengan umat Kristen dari tradisi-tradisi yang lain?

Pada situasi saya saat ini, bagaimana saya dapat memberikan sumbangsih nyata bagi sebuah masa depan ekumenis di mana kita, setelah dipersatukan satu sama lain, dapat secara lebih baik bersaksi tentang Yesus?


⌣»̶·̵̭̌·̵✽̤̈ I̲̅M̲̅A̲̅N̲̅U̲̅E̲̅L̲̅ ✽̤̈·̵·̵̭̌«̶⌣

Renungan Harian Kristen: KEBENARAN SEJATI

Renungan Harian Kristen: KEBENARAN SEJATI

Renungan Harian Kristen: HIDUP DALAM KASIH

Renungan Harian Kristen: HIDUP DALAM KASIH

Renungan Harian Kita: Berhenti bermain-main dengan dosa

Renungan Harian Kita: Berhenti bermain-main dengan dosa